Definisi Inflasi
inflasi adalah suatu keadaan
perekonomian yang menunjukkan adanya kecenderungan kenaikan tingkat harga
secara umum (price level).dikatakan
tingkat harga umum karena barang dan jasa ada dipasaran mempunyai jumlah dan
jenis yang sangat beragam, sebagian besar dari harga-harga barang tersebut
selalu meningkat dan mengakibatkan terjadinya inflasi.
sedangkan inflasi murni adalah
inflasi yang terjadi sebelum ada campur tangan dari pemerintah baik berupa
kebijakan fiscal maupun kebijakan moneter.adapun ada yang dimaksud laju inflasi
adalah kanaikan atau penurunan inflasi dari period eke periode atau dari tahun
ke tahun.
Pertumbuhan ekonomi
suatu negara
pertumbuhan ekonomi (economic growth) merajuk kepada
perkembangan kegiatan perekonomian suatu negara yang menyebabkan bara dan jasa
yang di produksi dalam masyarakat bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat
dalam jangka panjang.pertumbuhan ekonomi yang terjadi merupakan salah satu
indicator yang digunakan untuk menilai keberhasilan pembangunan.
dalam kegiatan ekonomi yang
sebenarnya,pertumbuhan ekonomi menunjukan perkembangan ekonomi secara fisik
yang terjadi di suatu negara,seperti pertambahan jumlah dan produksi barang
industry,perkembangan infrastruktur,pertambahan jumlah fasilitas
umum,pertambahan jumlah fasilitas umum seperti sekolah,rumah
sakit,jalan,perkembangan barang manufaktur,dan sebagainya.
Pengaruh inflasi
terhadap pertumbuhan ekonomi
pada dasarnya inflasi semua inflasi
berdampak negatih pada perekonomian.terutama jika terjadi inflasi ringan yaitu
inflasi dibawah sepuluh persen.inflasi ringan justru dapat menguntungkan bagi
pertumbuhan ekonomi.karena inflasi ini dapat memberikan semangat bagi pengusaha
agar meningkatkan produksinya,dengan begitu perusahaan akan mendapatkan
keuntungan yang sangat besar.dan juga dapat memperluas produksinya sehingga
barang yang ditawarkan dapat dikenal oleh masyarakat luas dan memberikan dampak
positif bagi permintaan pasar.keuntungan tersebut tidak hanya berdampak positif
bagi perusahaan tapi berdampak positif juga bagi lapangan pekerjaan dengan
adanya peningkatan jumlah produksi maka perusahaan pula membutuh para pekerja
dalam menjalankan proses produksinya.pengangguran dapat mendapatkan lapangan
kerja baru dan mengurangi beban pemerintah dalam kesenjangan social.
Namun inflasi akan berdampak
negative apabila nilainya melebihi sepuluh persen.justru berbanding terbalik
dengan yang dibawah sepeluh persen.inflasi ini dapat merugikan bagi pertumbuhan
ekonomi.karena mengecewakan bagi pengusaha dalam produksinya dan dapat
menimbulkan kebangkrutan perusahaan lalu terjadi pemecatan para pekerja akibat
perusahaan tidak mampu lagi untuk membayar gaji para pekerja.memberikan dampak
yang sangat merugikan bagi negara yaitu pengangguran semakin betambah.orang-orang
yang kehilangan pekerjaan akan sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan bagi
keluarganya,apabila terjadi secara terus menerus bisa juga terjadi hal-hal yang
sangat tidak diingin kan seperti tindakan criminal yang dapat meresahkan
masyarakat bahkan bisa juga terjadi kekalutan mental pada orang tersebut akibat
tidak bisa menghadapi masalah yang dihadapinya dan akhirnya orang tersebut
tidak mampu lagi untuk hidup dan ia melakukan bunuh diri.
Pengaruh inflasi
terhadap produksi.
seperti halnya teori permintaan
yaitu apabila harga barang itu meningkat maka permintaan akan menurun dan jika
harga harga barang itu turun maka permintaan akan meningkat.jadi dengan adanya
inflasi maka harga produksi suatu barang akan lebih tinggi sehingga harga
jualnya pun pasti akan meningkat dengan begitu masyarakat juga merasakan
kenaikan harga tersebut pasti permintaan dari harga tersebut jelas akan turun
dan mereka akan membeli barang pengganti lainnya.produksi manjadi menurun dan
semakin sedikit keuntungan yang diterima oleh perusahaan karena barang yang
diproduksi kurang laku.Hasil produksi menurun jika inflasi sudah terlalu tinggi
(hiperinflasi).
pengaruh inflasi
terhadap perdagangan internasional
jika didalam negeri terjadi
inflasi,harga produk dalam negeri akan lebih mahal dibandingkan produk produk
diluar negeri.keadaan ini akan menyebabkan produksi domestic akan lebih sulit
bersaing dengan produk-produk impor.akibatnya,nilai ekspor akan lebih kecil
daripada nilai impor,sehingga neraca perdagangan mengalami deficit,dan deficit
ini dapat menghabiskan cadangan devisa negara.hal ini dapat mempengaruhi nilai
jual suatu barang didalam negeri menjadi kalah dengan barang yang dijual oleh
negara lain.masyarakat akan lebih memilih produk yang lebih murah dan memiliki
kualitas yang sama dari barang tersebut.
Pengaruh inflasi
terhadap pendapatan masyarakat
Untuk masyarakat yang memiliki
pendapatan tidak tetap,terjadinya inflasi sangat merugikan karena pendapatan
riil menurun.sedangkan bagi masyarakat yang berpendapatan tetap,inflasi bisa
sangat merugikan atau bisa juga tidak merugikan.untuk masyarakat yang
berpendapatan rendah dan tidak tetap,inflasi jelas sangat merugikan untuk
mereka.sedangkan untuk masyarakat yang berpendapatan cukup tinggi dan tidak
tetap seperti para pengusaha besar,inflasi dianggap tidak terlalu
merugikan.Terutama jika pendapatan pada masa inflasi mengalami kenaikanyang
persentasenya lebih besar dibandingkan persentase kenaikan inflasi.
Pustaka:
1.Mankiw,N
G.,20003,”Teori Makroekonomi”,Edisi Kelima,Penerbit erlangga,Jakarta.
2.Samuelson,P.A., Nordhaus,
W.D.,2004,”Ilmu Makroekonomi”,Edisi Tujuh Belas,PT.Media Global Edukasi,Jakarta.