Minggu, 25 Desember 2016

PENGARUH INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI



Definisi Inflasi
            inflasi adalah suatu keadaan perekonomian yang menunjukkan adanya kecenderungan kenaikan tingkat harga secara umum (price level).dikatakan tingkat harga umum karena barang dan jasa ada dipasaran mempunyai jumlah dan jenis yang sangat beragam, sebagian besar dari harga-harga barang tersebut selalu meningkat dan mengakibatkan terjadinya inflasi.
            sedangkan inflasi murni adalah inflasi yang terjadi sebelum ada campur tangan dari pemerintah baik berupa kebijakan fiscal maupun kebijakan moneter.adapun ada yang dimaksud laju inflasi adalah kanaikan atau penurunan inflasi dari period eke periode atau dari tahun ke tahun.

Pertumbuhan ekonomi suatu negara
            pertumbuhan ekonomi (economic growth) merajuk kepada perkembangan kegiatan perekonomian suatu negara yang menyebabkan bara dan jasa yang di produksi dalam masyarakat bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat dalam jangka panjang.pertumbuhan ekonomi yang terjadi merupakan salah satu indicator yang digunakan untuk menilai keberhasilan pembangunan.
            dalam kegiatan ekonomi yang sebenarnya,pertumbuhan ekonomi menunjukan perkembangan ekonomi secara fisik yang terjadi di suatu negara,seperti pertambahan jumlah dan produksi barang industry,perkembangan infrastruktur,pertambahan jumlah fasilitas umum,pertambahan jumlah fasilitas umum seperti sekolah,rumah sakit,jalan,perkembangan barang manufaktur,dan sebagainya.

Pengaruh inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi
            pada dasarnya inflasi semua inflasi berdampak negatih pada perekonomian.terutama jika terjadi inflasi ringan yaitu inflasi dibawah sepuluh persen.inflasi ringan justru dapat menguntungkan bagi pertumbuhan ekonomi.karena inflasi ini dapat memberikan semangat bagi pengusaha agar meningkatkan produksinya,dengan begitu perusahaan akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar.dan juga dapat memperluas produksinya sehingga barang yang ditawarkan dapat dikenal oleh masyarakat luas dan memberikan dampak positif bagi permintaan pasar.keuntungan tersebut tidak hanya berdampak positif bagi perusahaan tapi berdampak positif juga bagi lapangan pekerjaan dengan adanya peningkatan jumlah produksi maka perusahaan pula membutuh para pekerja dalam menjalankan proses produksinya.pengangguran dapat mendapatkan lapangan kerja baru dan mengurangi beban pemerintah dalam kesenjangan social.
            Namun inflasi akan berdampak negative apabila nilainya melebihi sepuluh persen.justru berbanding terbalik dengan yang dibawah sepeluh persen.inflasi ini dapat merugikan bagi pertumbuhan ekonomi.karena mengecewakan bagi pengusaha dalam produksinya dan dapat menimbulkan kebangkrutan perusahaan lalu terjadi pemecatan para pekerja akibat perusahaan tidak mampu lagi untuk membayar gaji para pekerja.memberikan dampak yang sangat merugikan bagi negara yaitu pengangguran semakin betambah.orang-orang yang kehilangan pekerjaan akan sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan bagi keluarganya,apabila terjadi secara terus menerus bisa juga terjadi hal-hal yang sangat tidak diingin kan seperti tindakan criminal yang dapat meresahkan masyarakat bahkan bisa juga terjadi kekalutan mental pada orang tersebut akibat tidak bisa menghadapi masalah yang dihadapinya dan akhirnya orang tersebut tidak mampu lagi untuk hidup dan ia melakukan bunuh diri.

Pengaruh inflasi terhadap produksi.
            seperti halnya teori permintaan yaitu apabila harga barang itu meningkat maka permintaan akan menurun dan jika harga harga barang itu turun maka permintaan akan meningkat.jadi dengan adanya inflasi maka harga produksi suatu barang akan lebih tinggi sehingga harga jualnya pun pasti akan meningkat dengan begitu masyarakat juga merasakan kenaikan harga tersebut pasti permintaan dari harga tersebut jelas akan turun dan mereka akan membeli barang pengganti lainnya.produksi manjadi menurun dan semakin sedikit keuntungan yang diterima oleh perusahaan karena barang yang diproduksi kurang laku.Hasil produksi menurun jika inflasi sudah terlalu tinggi (hiperinflasi).

pengaruh inflasi terhadap perdagangan internasional
            jika didalam negeri terjadi inflasi,harga produk dalam negeri akan lebih mahal dibandingkan produk produk diluar negeri.keadaan ini akan menyebabkan produksi domestic akan lebih sulit bersaing dengan produk-produk impor.akibatnya,nilai ekspor akan lebih kecil daripada nilai impor,sehingga neraca perdagangan mengalami deficit,dan deficit ini dapat menghabiskan cadangan devisa negara.hal ini dapat mempengaruhi nilai jual suatu barang didalam negeri menjadi kalah dengan barang yang dijual oleh negara lain.masyarakat akan lebih memilih produk yang lebih murah dan memiliki kualitas yang sama dari barang tersebut.

Pengaruh inflasi terhadap pendapatan masyarakat
            Untuk masyarakat yang memiliki pendapatan tidak tetap,terjadinya inflasi sangat merugikan karena pendapatan riil menurun.sedangkan bagi masyarakat yang berpendapatan tetap,inflasi bisa sangat merugikan atau bisa juga tidak merugikan.untuk masyarakat yang berpendapatan rendah dan tidak tetap,inflasi jelas sangat merugikan untuk mereka.sedangkan untuk masyarakat yang berpendapatan cukup tinggi dan tidak tetap seperti para pengusaha besar,inflasi dianggap tidak terlalu merugikan.Terutama jika pendapatan pada masa inflasi mengalami kenaikanyang persentasenya lebih besar dibandingkan persentase kenaikan inflasi.

Pustaka:
1.Mankiw,N G.,20003,”Teori Makroekonomi”,Edisi Kelima,Penerbit erlangga,Jakarta.
2.Samuelson,P.A., Nordhaus, W.D.,2004,”Ilmu Makroekonomi”,Edisi Tujuh Belas,PT.Media Global  Edukasi,Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar