Seberapa Penting Audit Manajemen Sumber Daya Manusia
bagi perusahaan
Perusahaan
memiliki tujuan yang telah ditetapkan berdasarkan standar yang diharapkan dapat
tercapai dengan adanya Fungsi Sumber Daya Manusia. Fungsi Sumber Daya Manusia
sangat berperan penting dalam kontribusi strategi dalam keuntungan-keuntungan
kompetitif perusahaan. Perusahaan-perusahaan harus memandang SDM merupakan
Faktor penting dalam pencapaian tujuan perusahaan dalam operasionalnya. Dengan begitu, maka perusahaan tersebut harus
memberikan perhatian yang sangat besar kepada fungsi SDM ini. Melihat pentingnya
faktor manusia haruslah mulai dijunjung tinggi. Dengan kata lain, pengembangan produktivitas salah
satunya dapat dilakukan melalui pendekatan SDM yang terintegrasi dengan
pendekatan sistem secara keseluruhan.
Hal ini
dapat dicapai dengan cara melakukan audit (penilaian) terhadap diri sendiri
sebagai langkah pertama menuju perbaikan yang terus menerus (continuous
improvement). departemen SDM dapat menemukan dan memperbaiki
masalah-masalah sebelum masalah tersebut menjadi serius.Proses audit
akan menciptakan kesamaan persepsi antara departemen SDM dengan manajer
operasi, dengan catatan semua anggota departemen bertindak objektif dalam
melakukan audit tersebut. Ruang lingkup dan tanggung jawab departemen
SDM sebagai sebuah subsistem atau departemen dari perusahaan cukup luas, yaitu
meliputi penilaian yang komprehensif.
Audit menciptakan citra departemen SDM yang profesional
antara manajer dan spesialis SDM, membantu menjernihkan peran departemen, dan
menghasilkan keseragaman yang lebih besar. audit dapat
menemukan permasalahan dan memastikan kepatuhan terhadap berbagai peraturan
perundang-undangan dan rencana-rencana strategis perusahaan. Dengan
mengungkapkan kesalahan-kesalahan ini, dapat dicari dan dilakukan tindakan
korektif. Di samping itu, audit dapat memberi pandangan bahwa departemen SDM
responsif terhadap kebutuhan para manajer.
Ruang lingkup audit sendiri terbagi menjadi 3 yaitu sebagai berikut:
Manajemen Audit (Policy Audit)
Suatu penilaian yang dilaksanakan secara sistematis dan
independen, berorientasi ke masa depan terhadap keputusan dan kebijakan yang
dilakukan oleh manajemen.
Tujuannya untuk meningkatkan kualitas
SDM melalui perbaikan pelaksanaan fungsi manajemen, pencapaian rencana yang
telah ditetapkan, serta pencapaian social objective.
Performance atau Operational Audit
Suatu
kegiatan penilaian yang sistematis dan dilaksanakan secara independen dan
objektif, berorientasi untuk masa depan atas semua kegiatan yang berada dalam
sebuah perusahaan, terutama SDM.
Baik
yang menyangkut bidang kegiatan top-middle atau low manajemen, dengan tujuan untuk mengadakan perbaikan
rencana kerja perusahaan, pencapaian serta meningkatkan manfaat SDM yang ada
pada perusahaan.
Financial Audit
Berorientasi
pada pengujian atau penilaian secara independen dan objektif atas tingkat
kewajaran dan kecermatan serta data keuangan atau administrasi untuk memberikan
perlindungan keamanan aset perusahaan dengan melakukan evaluasi kelayakan internal
control yang
diterapkan.
Manfaat dan Tujuan Audit Sumber Daya Manusia (SDM)
Manfaat dari audit manajemen SDM antara lain sebagai
berikut:
- Mengidentifikasikan kontribusi-kontribusi departemen SDM terhadap perusahaan.
- Meningkatkan citra profesional departemen SDM.
- Mendorong tanggung jawab dan profesionalisme yang lebih besar di antara karyawan departemen SDM.
- Memperjelas tugas-tugas dan tanggung jawab departemen SDM.
- Menstimulasi keragaman kebijakan dan praktik-praktik SDM.
- Menemukan masalah-masalah SDM yang kritis.
- Menyelesaikan keluhan-keluhan dengan berpedoman pada aturan yang berlaku.
- Mengurangi biaya-biaya SDM melalui prosedur yang efektif.
- Meningkatkan kesediaan untuk mau menerima perubahan yang diperlukan di dalam departemen SDM.
- Memberikan evaluasi yang cermat atas sistem informasi departemen SDM.
Sementara
tujuan audit SDM adalah untuk mengevaluasi kegiatan SDM dengan maksud untuk:
- Menilai efektivitas SDM.
- Mengenali dan mempelajari aspek-aspek yang masih dapat diperbaiki.
- Menunjukkan kemungkinan perbaikan, dan membuat rekomendasi untuk pelaksanaan perbaikan tersebut. Pelaksanaan audit ini hendaknya mencakup evaluasi terhadap fungsi SDM, penggunaan prosedur oleh para manajer, dan dampak kegiatan tersebut pada sasaran dan kepuasan kerja.
www.finansialku.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar