Rabu, 23 November 2016

Pengaruh Teknologi terhadap nilai tambah pada bisnis

        Bagi dunia bisnis, saat ini telah memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang sudah pesat. Penerapan teknologi informasi sudah banyak diterapkan pada perusahaan perusahaan yang berskala nasional maupun swasta. Penerapan teknologi dan informasi ini menyebabkan perubahan dalam kebiasaan atau habit yang baru pada bidang bisnis. Seperti pemanfaatan E-Commerce sebagai media perdagangan yang menggunakan media internet yang saat ini tidak sulit untuk dijangkau oleh semua kalangan.
        pengaruh ini memberikan kemudahan dan kelancaran dalam melakukan urusan bisnis meskipun rekan bisnis tersebut berada di negara lain, hal in ibisa diatasai dengan memanfaatkan video conference maupun internet call yang bisa digunakan sewaktu waktu dan tidak memungut biaya sedikit pun. Jejaring seperti ini hadir di semua industri global. Pengaruh ini tidak hanya berdampak pada usahawan saja yang memiliki perusahaan, pengaruh teknologi informasi ini juga memberikan dampak yang besar terhadap para pegawainya. Dewasa ini para pegawai di perusahaan tidak perlu lagi mengirimkan lembaran kerjanya secara manual dalam bentuk cetakan kertas, hanya perlu memanfaatkan fasilitas email yang tersedia secara gratis sudah bisa mengirimkan hasil laporan kerjanya tanpa harus terhalang oleh waktu dan tempat.
        Pengaruh teknologi informasi secara tidak langsung memberikan solusi yang dapat membantu urusan bisnis secara ringkas dan tidak perlu lagi memakan biaya yang begitu besar. Seperti untuk mengadakan rapat, kita saat ini tidak perlu lagi harus mengumpulkan orang satu per satu, kita bisa memanfaatkan salah satu fitur yang berada pada handset ponsel pintar untuk melakukan sebuah rapat yang fleksibel harus berada pada suatu tempat dan juga mengeluarkan biaya yang terhitung tidak sedikit. Semakin cepatnya perkembangan teknologi informasi saat ini menuntut manusia modern untuk bertindak dengan cepat pula, apabila kita tidak bisa mengikuti gerak cepat dari perkembangan teknologi informasi ini, kita bisa saja tertinggal jauh dibelakang, dan dunia kerja maupun bisnis dewasa ini pun membutuhkan para pegawai yang bisa menggunakan perangkat hardware maupun software untuk mendukung segala aktivitas kerjanya.
        Perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih dewasa ini merupakan bagian integral dari semua lapangan bisnis dewasa ini. Tak ada satu pun dunia bisnis yang tidak terpengaru terhadap pengaruh teknologi informasiyang cepat ini. Mau tidak mau para pelaku bisnis harus bisa mengikuti laju dari perkembangan teknologi informasi yang serba cepat ini jika tidak ingin dunia bisnisnya tertinggal jauh dengan para pelaku bisnis yang lain.
Dampak positive teknologi dalam dunia bisnis
       Manfaat Teknologi sangat tergantung pada produk dan jasa yang akan ditawarkan. Produk yang satu memanfaatkan Internet secara berbeda dengan produk yang lainnya. Tipe atau jenis usaha pun akan turut mempengaruhi cara orang memanfaatkan Internet sebagai sarana bisnisnya, apakah dia seseorang pemasok, distributor atau seorang pengecer.
Berikut ini adalah contoh pemanfaatan dan manfaat Internet sebagai media bisnis:
1. Menciptakan Basis Bagi Klien Atau Pelanggan
         Untuk mendapatkan klien atau pelanggan baru dan menciptakan basis klien tidak selalu dapat diperoleh dengan mudah. Perjuangan untuk memperoleh pelanggan harus melalui berbagai usaha termasuk menganalisa pasar secara hati-hati, pemasaran produk dan mempunyai uji coba basis pelanggan. Internet merupakan salah satu alternatif wadah yang tepat untuk dijadikan sebagai tempat untuk basis pertemuan jutaan orang di seluruh dunia. Dengan demikian untuk mendapatkan pelanggan baru lebih mudah dengan adanya kelompok yang besar di Iternet tersebut.
2. Analisa Produk Dan Pasar
Internet dapat dijadikan tempat yang baik utuk melakukan riset pemasaran karena produsen atau perusahaan dapat langsung berhadapan dengan pelangganya. Analisa pasar akan membantu perusahaan untuk mendapatkan ide dalam pengembangan produk baru yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pelanggan. Setelah produk itu diluncurkan maka perusahaan pun dapat memperoleh umpan balik sebesar tingkat kepuasan konsumen terhadap produk baru tersebut. Selain itu perusahaan juga dapat mempelajari produk pesaing dengan menelusurinya di Internet. Pemakai Internet dapat memanfaatkan informasi yang ada untuk melakukan analisa produk dan persaingannya. Hal ini sangat mempengaruhi munculnya lowongan untuk cari ide-ide baru!
    3. Nasehat dan Bantuan Pakar Di Bidangnya
Tidak sedikit pakar yang ada di Internet yang mempublikasikan karya-karya mereka untuk diketahui mereka untuk diketahui secara umum dan mudah diakses. Sangat sering pula kita memperoleh nasehat dan bantuan secara gratis dari para pakar tersebut tentang masalah yang kita hadapi. Jika kita membandingkannya dengan mendapatkan nasihat dari konsultan, maka kita harus membayar dengan harga sangat mahal.
    4. Rekruitmen Tenaga Kerja dan Penyedian Lowongan Kerja
Sekarang ini rekruitmen tenaga kerja melalui Internet semakin digemari oleh perusahaan-perusahaan. Di Internet terdapat banyak sekali daftar lowongan kerja dan bahkan juga pelamar pun sering pula mempromosikan dirinya melalui Internet. Sehingga dengan begitu antara yang membutuhkan
tenaga kerja dan pencari pekerjaan dapat saling bertemu di Internet. Riwayat hidup tidak hanya dapat ditampilkan menggunakan web tetapi fasilitasnya juga ada di Internet seperti newsgroup atau usenet.
    5. Akses Informasi dan Penyebaran Informasi
Mempublikasikan berita melalui internet dapat tersebar luas melebihi media lainnya. Dalam hal akses informasi, melalui internet pun jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan menggunakan fax atau pos. Kita semua dapat mengakses informasi dan menyebarkan informasi dari dan ke penjuru dunia dan juga dapat membuat hubungan secara interaktif dan langsung melalui komputer. Kontak secara interaktif tersebut akan menarik dengan adanya penggunaan chat dan video conferencing. Akses dan penyebaran informasi melalui Internet dapat terjadi secara murah dan dapat langsung diakses melalui jarak yang jauh.
    6. Komunikasi Yang Cepat dan Pengiriman Dokumen Dengan Biaya Murah
Berbagai fasilitas yang ada di internet telah banyak membuktikan mampu mempercepat komunikasi dengan orang yang dituju. E-mail adalah salah satu contoh yang telah banyak dimanfaatkan oleh banyak orang untuk mengirim dan menerima dokumen. Chat atau video conferencing juga mempercepat komunikasi yang dilakukan di internet. Internet dapat juga digunakan untuk mentransfer dokumen secara online dalam waktu yang singkat. Seringkali ditemukan keterlambatan atau gagal sampai ke tujuan dalam pengantaran dokumen melalui jasa pengantar seperti pos atau perusahaan jasa lainnya.
    7. Peluang Bisnis Baru
Banyak yang secara terus menerus memanfaatkan Internet untuk mencari ide-ide inovatif dan baru. Pemakai Internet sering memperoleh ide baru tidak hanya disebabkan oleh kebiasaan penelitiannya di Internet tetapi juga ada nya suasana kooperatif di antara pemakai internet. Internet sering pula
dijadikan forum komunikasi di antara para peminat di bidang masing-masing.
Dari forum-forum komunikasi tersebut sering pula menimbulkan ide produk yang baru dan inovatif. Banyak fasilitas aplikasi yang tersedia di Internet di antaranya FTP, gopher, usenet, telnet, WWW. Dari berbagai fasilitas ada, WWW merupakan aplikasi yang paling banyak dipakai para pemakai individual maupun profesiona atau bisnis.
Sementara itu tidak hanya dampak positive saja namun ada pula dampak negatif yang di berikan dari Teknologi Informasi antara lain,
1. Isu SARA, kekerasan dan pornografi menjadi hal yang biasa.
2. Kemudahan transaksi memicu munculnya bisnis-bisnis terlarang seperti narkoba dan produk black market atau ilegal.
3. Para penipu dan penjahat bermunculan terutama dalam kasus transaksi online.
4. Munculnya budaya plagiarisme atau penjiplakan hasil karya orang lain.
Hampir semua bidang memiliki dampak positif dan negatif termasuk dalam perkembangan teknologi informasi dalam kehidupan kita dan hendaknya kita sendiri yang mewaspadai supaya jangan sampai terkena imbas yang negatif
Contoh kasus
1. bisnis online shop yang memanfaatkan kemajuan teknologi dalam bidang ekonomi sehingga dapat memudahkan bisnis tanpa terhambat jarak dan waktu. Transaksi di pasar online harus mempunyai peraturan yang harus ditaati pemakainya dalam dunia maya. Semua user/pemakai yang menjalankan bisnis dan memakai fasilitas IT, dengan penuh tanggung jawab atas apa yang dilakukannya dalam dunia IT. Dengan demikian kita dapat menikmati kecanggihan dunia IT dengan aman.
2. Bidang Industri dan Manufaktur
Di bidang industri, komputer telah dipergunakan untuk mengontrol mesin-mesin produksi dengan ketepatan tinggi, misalnya CNC (Computer Numerical Contor) pengawasan numeric atau perhitungan, CAM (Computer Aided Manufacture), CAD (Computer Aided Design), yaitu untuk merancang bentuk (desain) sebuah produk yang akan dikeluarkan pada sebuah industri atau pabrik, misal sebuah mesin serba guna dalam industri metal sehingga dapat kita jumpai berbagai produk industri logam yang bervariasi dan kita bayangkan sulit apabila dikerjakan secara manual. Banyak pula mesin-mesin dalam industri garmen dilengkapi dengan kontrol komputer, misalnya melakukan pewarnaan, membuat border, dan sebagainnya.
Selain itu industri modern saat ini juga memanfaatkan robot yang secara otomatis melakukan kerja-kerja tertentu dalam sebuah industri yang dikontrol oleh komputer yang tidak mungkin dikerjakan manusia. Contohnya tangan robot dikontrol oleh komputer digunakan untuk memasang komponen-komponen renik dan chip-chip pada motherboard komputer.
3. Bidang Bisnis dan Perbankan
Di bidang bisnis baik perdagangan barang maupun jasa komputer akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik, maupun insidentil dan menyediakan informasi dengan cepat dan tepat.
Sistem Informasi Manajemen (SIM) / Management Information system (MIS), merupakan sistem informasi yang sudah banyak diterapkan pada perusahaan yang bergerak bidang perdagangan barang dan jasa baik pada perusahaan besar, menengah, bahkan perusahaan kecil. SIM diterapkan pada semua tingkat atau level manajemen yang ada yaitu manajemen tingkat atas(top management), manajemen tingkat menengah (middle management), dan manajemen tingkat bawah (lower managementi).
Di perusahaan dagang seperti department store, telah dipergunakan mesin cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kontrol komputer sehingga mesin tersebut dapat dikontrol oleh pihak manajer hanya dari ruangan kerjanya secara cepat dan tepat, untuk scanning barcode kode barang dagangan, menghitung rugi laba, inventori dan sebagainya. Pada perusahaan jasa seperti perbankan komputer digunakan untuk menghitung bunga secara otomatis, transaksi on-line, ATM, dan sebagainya.
Komputer juga banyak digunakan untuk proses akuntansi, melakukan analisa keuangan, neraca, rugi laba, dan sebagainya. Bahkan ada beberapa software yang secara khusus disediakan untuk operasi akuntansi. Di bidang perhotelan komputer digunakan untuk menentukan jumlah dan jenis kamar yang telah terisi dan masih kosong. Bahkan saat ini sudah masyarakat untuk penjualan pertokoan kecil, Usaha Kecil dan Menengah (UKM),

Posisi Strategis UKM Bagi Perekonomian Indonesia

Pengertian usaha kecil menengah dapat dilihat dari beberapa aspek. Dalam perekonomian Indonesia, sektor usaha kecil dan menengah memegang peranan penting, terutama bila dikaitkan dengan jumlah tenaga kerja yang mampu diserap oleh usaha kecil dan menengah tersebut sehingga dapat mengurangi beban pengangguran terhadap pemerintah. Selain memiliki arti strategis bagi pembangunan, usaha kecil menengah juga berfungsi sebagai sarana untuk memeratakan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai. Adapun yang menjadi bagian dari usaha kecil dan menengah adalah: sektor pertanian, sektor perdagangan, sektor perdagangan, sektor perdagangan, sektor pertambangan, pengolahan, sektor jasa, dan lainnya.Semakin banyak jumlah penduduk Indonesia yang berujung pada kemiskinan lalu akibat dari kemiskinan tersebut memiliki dampak yang sangat besar seperti kelaparan dan kebodohon namun hal tersebut dapat ditangani dengan UKM dengan begitu semua kalangan dapat mendapat kan penghasilan dan juga memulihkan perekonomian Indonesia menjadi membaik.Dengan mengembangkan UKM dapat mengerap para pengangguran menjadi terserap lalu dapat mensejahterakan keluarganya,UKM juga melatih kemandirian seseorang dalam mengelola usahanya yang berguna bagi orang lain.Jangan meremehkan UKM karena memberikan peran penting bagi pertumbuhan perekonomian suatu Negara.Terlebih suatu Negara sedang mengalami masa perkembangan.Dengan adanya UKM kita tidak perlu bersaing dengan orang yang memiliki modal ijazah.
Ada beberapa pengertian usaha kecil menengah dari berbagai pendapat (Tulus Tambunan,1999), antara lain:
  1. Pengertian usaha kecil berdasarkan surat edaran Bank Indonesia No.26/I/UKK tanggal 29 Mei 1993 perihal Kredit Usaha Kecil (KUK) adalah usaha yang memiliki total asset Rp60 juta (enam ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah atau rumah yang ditempati. Pengertian usaha kecil ini meliputi usaha perseorangan, badan usaha swasta dan koperasi, sepanjang asset yang dimiliki tidak melebihi nilai Rp600 juta. 
  2. Menurut Departemen Perindustrian dan perdagangan, pengusaha kecil dan menengah adalah kelompok industri modern, industri tradisional, dan industri kerajinan, yang mempunyai investasi, modal untuk mesin-mesin dan peralatan sebesar Rp 70 juta ke bawah dengan resiko investasi modal/tenaga kerja Rp 625.000 ke bawah dan usahanya dimiliki warga Negara Indonesia. 
  3. Menurut Badan Pusat Statistik, usaha menengah dibagi kedalam beberapa bagian, yaitu: (i) Usaha Rumag tangga mempunyai: 1-5 tenaga kerja, (ii) Usaha kecil menengah: 6-19 tenaga kerja, (iii) Usaha menengah: 20-29 tenaga kerja, (iv) Usaha besar: lebih dari 100 tenaga kerja.
  4.  Sedangkan dalam konsep Inpres UKM, yang dimaksud dengan UKM adalah kegiatan ekonomi dengan kriteria: (i) Asset Rp 50 milyar, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, (ii) Omset Rp 250 milyar
Sedangkan berdasarkan UU No.10/1995 tentang usaha kecil, yang dimaksud dengan usaha kecil adalah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dalam memenuhi kriteria kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan serta kepemilikan sebagaimana diatur dalam undang-undang ini. Yang dimaksud disini meliputi juga usaha kecil informal yaitu berbagai usaha yang belum terdaftar, belum tercatat, dan belum berbadan hukum, dan usaha kecil tradisional yaitu usaha yang telah digunakan secara turun temurun, dan atau berkaitan dengan seni budaya. Universitas Sumatera Utara
Ciri-ciri Usaha Menengah
Yang dimaksud dengan usaha menengah adalah kegiatan ekonomi yang mempunyai criteria:
  1. Asset Rp10 milyar, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau 
  2. Omset tahunan Rp50 milyar
Sedangkan dalam Konsep Inpres UKM, yang dimaksud dengan UKM adalah kegiatan ekonomi dengan kriteria: 
  1. Asset Rp50 milyar, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha 
  2. Omset Rp250 milyar

Senin, 07 November 2016

Pengaruh kebijakan pemerintah terhadap industri dan prusahaan


KENAIKAN UPAH TERLALU DRASTIS Pemerintah Tidak Probisni



JAKARTA- Kenaikan upah minimum provinsi (UMP)yang terlaiu drastis dan tidak diikuti peningkatan produktivitas pekerja memukul daya saing perusahaan Indonesia, terutama UKM dan perusahaan padat karya. Pemerintah dinilai tidak probisnis karena kebijakan UMP yang hanya mengejar popularitas memicu gelombang PHK, sehingga bisa menciptakan pengangguran barirdan menambah penduduk miskin.

"Penentuan upah buruh secara politis seperti sekarang ngawur karena naik drastis, tidak secara bertahap dan paralel dengan peningkatan produktivitas pekerja. Ini membuat perusahaan kecil bangkrut. Jadi, pemerintah selalu bilang probisnis tetapi kenyataannya justru membunuh bisnis secara telak,"kata ekonom Didik J Rachbini kepada Investor Daily di Jakarta, Selasa (27/11).

Pemerintah selama ini selalu menggaungkan tag line propertumbuhan (pro-growth), pro-pekerjaan (pro-job), berpihak pada masyarakat miskin (pro-poor), dan ramah lingkungan (pro-environment). Tetapi, jelas-jelas UMP yang diputuskan hanya mempertimbangkan kepentingan buruh, mengabaikan kepentingan pengusaha. Ini jelas tidak pro-job dan pro-poor.

Pemerintah semestinya paham bahwa dalam sebuah perusahaan ada pekerja dan pemberi kerja. Bisnis akan jalan kalau ada dua unsur ini. Jika pemerintah hanya memerhatikan salah satu pihak, berarti tidak probisnis. Kedua-duanya harus diuntungkan.

Jika hanya satu pihak yang untung, pemerintah harus membuat pihak yang rugi menjadi untung juga, misalnya dengan memberi kompensasi keringanan pajak. Selain itu,pungutan liar yang membebani dunia usaha harus dihilangkan.

Untuk tahun 2013, UMP naik sangat tinggi, sehingga merugikan daya saing industri. Sekjen Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ernovian G Ismy mengatakan,UMP DKI Jakarta naik menjadi Rp 2,2 juta per bulan atau melonjak 44% dibanding tahun 2012 seMlar Rp 1,53 juta. UMP di Karawang, Tangerang, dan Bekasi juga meningkat jadi sekitar Rp 2,2 juta, di atas kebutuhan hidup layak (KHL) sekitar Rp 1,9 juta sebulan.

"Hal itu merugikan dunia usaha, terutama sektor industri padat karya. Industri tekstil dan produk tekstil (TPT), misalnya,mesti mengeluarkan biaya tambahan Rp 1 miliar per bulan dengan 1.000 tenaga kerja per pabrik,"papar dia.

Didik mengingatkan agar pemerintah pusat dan daerah tidak mengulangi lagi kebijakan penaikan seperti UMP 2013, yang sebagian besar sudah telanjur disahkan hanya karena takut tekanan demonstrasi buruh. Sementara itu, fungsi dewan pengupahan yang seharusnya juga mendengar suara pengusaha kurang optimal. Dewan pengupahan tripartit ini beranggotakan perwakilan buruh, pengusaha, dan pemerintah sebagai fasilitafor.

"Jika tidak bisa mendengarkan suara pengusaha, kalangan asosiasi sekali-kali perlu memobilisasi pengusaha untuk mogok dan meminta pertanggungjawaban atas kebijakan pemerintah yang tidak probisnis. Coba buat gerakan boikot pajak, agar tahu bahwa pejabat itu gajinya dibayar dari pajak dunia usaha dan rakyat,"tandas Didik.

Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemarin mengadakan rapat kabinet di Istana Negara, Jakarta, untuk merespons permasalahan UMP dan dampaknya terhadap iklim usaha. Presiden juga meminta agar buruh tidak melakukan sweeping lagi.

Pengecualian UKM

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan, intervensi pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan kisruh UMP di dalam negeri.Ia meminta agar ada pengecualian untuk industri padat karya dan usaha kecil menengah (UKM) dari kebijakan kenaikan UMP 2013 yang sangat tinggi.

"Pemerintah terbitkan saja regulasi yang mendukung, yakni peraturan menteri tenaga kerja dan transmigrasi soal pengecualian sektor padat karya dari kebijakan UMP 2013 itu. Ini termasuk agar ada lagi pembahasan bipartit mengenai penetapan UMP, antara pengusaha dan pekerja. Permintaan kami nggak macam-macam, karena ini harus dilakukan demi kelangsungan industri padat karya, UKM, dan kepentingan ekonomi nasional,"ucap dia.

Dia menegaskan, kisruh upah buruh telah mengganggu minat investasi ke Indonesia. Bahkan, pelaku industri yang ada mulai tertekan dan sebagian mempertimbangkan relokasi pabrik ke negara lain yang relatif lebih aman dari tekanan demonstrasi buruh, yang sering meneror dan menghentikan kegiatan produksi."Ini sudah mengganggu iklim investasi. Padahal, pemerintah katanya mau memacu investasi industri,"tandas dia.

Sofjan menambahkan, UMP di Indonesia jauh lebih tinggi dari Kamboja dan Vietnam yang merupakan tujuan alternatif investasi di Asean. Di kedua negara ini juga tidak ada tunjangan transportasi atau THR.

"UMP kita lebih tinggi dengan jam kerja lebih sedikit Di Vietnam jam kerja mencapai 50 jam seminggu, sedangkan di sini 40 jam seminggu. UMP kita juga lebih tinggi 40% dibandingkan upah di Kamboja. Belum lagi kalau dibandingkan produktivitasnya,"kata Sofjan.

Sementara itu, Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat meminta agar penetapan UMP 2013 dikecualikan atas industri padat karya tertentu, yakni TPT, alas kaki, elektronik, serta industri kecil menengah (KM).

"Pelaku industri padat karya belum mau menerima keputusan penaikan UMP yang sangat tinggi. Sebelumnya, saya memang pernah mengusulkan agar upah buruh itu setidaknya Rp 2 juta, tapi itu untuk take home pay. Namun, interpretasi buruh berbeda dan menganggap
itu sebagai gaji pokok,"katanya.

Menurut dia, pembahasan tentang keberatan pengusaha dan sektor industri yang dikecualikan dari UMP 2013 masih berlanjut. Pemerintah ingin menciptakan iklim usaha yang kondusif di sektor padat karya.

"Agar sektor itu tidak terganggu karena keputusan penaikan UMP, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar harus membuat aturan pengecualian terhadap industri padat karya dan IKM,"tuturnya.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan, sebanyak 25 pemerintah daerah sudah menetapkan UMP dan upah minimum kota (UMK) tahun 2013 dengan kenaikan signifikan. Ia juga menjelaskan, Presiden sudah meminta agar buruh tidak melakukan sweeping lagi untuk mengajak yang lain berdemo.

"Untuk menjamin keamanan perusahaan, setelah UMP itu ditetapkan, tidak boleh ada sweeping. Hukum harus ditegakkan secara baik dan Kapolri akan menjaga agar iklim usaha kita tetap baik," kata Hatta usai rapat kabinet dengan Presiden di Istana Negara, Jakarta, kemarin.

Menurut Hatta, pemerintah akan terus menjaga agar iklim investasi di Indonesia membaik dan buruh mendapat upah yang layak. Selain itu, terkait aturan outsourcingbaru yang dikeluarkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, pemerintah memberikan masa transisi bagi seluruh perusahaan untuk menyesuaikannya.

Presiden juga akan memberikan insentif non-cash seperti penghapusan biaya ekonomi tinggi yang selama ini terjadi. Selain itu, lanjut dia, bagi perusahaan yang tidak mampu membayar sesuai UMP bisa mengajukan penangguhan ke pemerintah daerah.

4 Juta Pekerja

Anggota Dewan Penasihat Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) dan Ketua Apindo Anton J Supit memperkirakan, jumlah tenaga kerja pada industri formal padat karya di Indonesia sebanyak 4 juta. Angka ini sekitar 50% dari total 8,18 juta pekerja pada industri manufaktur tahun 2012.

"Sektor yang termasuk di dalamnya antara lain adalah industri sepatu (alas kaki), garmen, elektronik, mainan,dan furnitur. Tenaga kerja pada industri alas kaki dan garmen saja diperkirakan 3 juta orang,"papar dia.

Dari nilai investasinya, sektor padat karya memang masih kalah jauh dibandingkan dengan sektor padat modal,seperti pabrik ban dan baja. Namun, daya serap tenaga kerja sektor padat karya luar biasa.

"Kalau investasi pada industri padat modal sebesar US$ 480 juta hanya menyerap 3 ribu tenaga kerja, investasi yang sama di padat karya bisa menyerap tenaga kerja hingga 60 ribu orang," katanya.

Kenaikan UMP 2013 yang di atas Rp 2 juta per bulan akan langsung melambungkan biaya tenaga kerja menjadi 32%. Sementara itu, biaya material sekitar 60% dari total biaya.Ernovian menambahkan, beberapa perusahaan tekstil sudah siap untuk merumahkan ribuan karyawannya, karena tidak sanggup membayar upah sebesar Rp 2,2 juta per bulan."Kita sudah berbicara dengan perusahaan asing, katanya kurang lebih 100 ribu karyawan akan dikurangi. Yang sudah pasti, ada perusahaan mengurangi 1.000 orang dan 600 orang,"kata dia.



Dampak BPJS Terhadap SDM di Rumah Sakit

 Dampak BPJS Terhadap SDM di Rumah Sakit Sejak di berlakukannya BPJS januari 2014 di Indonesia maka sangat berdampak bagi tenaga SDM di semua Rumah Sakit baik pemerintah maupun swasta yang bekerjasama dengan BPJS , program kebijakan pemerintah mengenai JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) yang melahirkan BPJS (Badan Penyelenggara jaminan Sosial)sangat bermanfaat buat masyarakat khususnya yang tidak mampu yang dahulu disebut KJS, Jamkesda,Jamkesmas,Gakin. Namun sangat disayangkan dengan adanya BPJS ini pemerintah kurang melakukan survey dan dampaknya terhadap semua Rumah Sakit yang bekerjasama dengan BPJS dalam hal kaitanya dengan jumlah tenaga SDM nya, karena bila dilihat dari masalah BPJS ini sangat mempengaruhi jumlah tenaga SDM baik medis maupun non medis, missal saja jumlah tenaga perawat, Dokter,tenaga pendaftaran,penagihan yang kewalahan dengan bertambahnya peserta BPJS dan apalagi pasien yang pribadi bisa membayar iuran bulanan sehingga begitu mudah menjadi peserta BPJS. Karena BPJS ini merupakan gabungan peserta dari (KJS,jamkesda,jamkesmas,jamsostek,askes PNS/polri,dan pribadi yang membayar iuran juga bisa menjadi peserta BPJS. Dengan banyaknya peserta BPJS ini tentu beberapa Rumah Sakit banyak yang menambah jumlah karyawan salah satu contoh RS Islam Sukapura yang menambah jumlah tenaga pendaftaran, bagian administrasi penagihan, perawat,dokter dll. Pengaruh BPJS tentu menjadi pekerjaan berat untuk direktur Rumah Sakit dalam mengelolah manajemen Rumah sakit dalam hal kaitanya dengan SDM. Dampak BPJS ini bila dikaitkan dengan SDM missal saja dibagian unit adiministrasi pasien tentu kerepotan dalam hal pengumpulan berkas pendukung diagnosa untuk disesuaikan dengan diagnose INA CBGS karena bila tidak sesuai maka tidak dibayar oleh Askes selaku pengelolah BPJS, kedua untuk dibagian unit penagihan pengumpulan bukti penunjang diagnose pun harus dilampirkan agar disesuaikan INA CBGS, dengan adanya hal demikian maka jumlah pegawai dibagian administrasi dan penagihan akhirnya ditambah pegawainya. BPJS ini dalam mengklaim pembayarannya hanya melalui system Inacbgs dan tidak mengikuti tarif pembayaran Rumah sakit,sehingga dampak di Rumah Sakit mau tidak mau melakukan pelatihan untuk karyawan di bagian peng kodingan agar karyawan Rumah Sakit mampu melakukan koding INACBGS sehingga metode pembayaran klaim BPJS bisa terlaksana dengan tepat dan cepat sehingga Rumah sakit mendapat ke untungan dari jasa pasien BPJS. Dampak BPJS bagi tenaga kesehatan yaitu Dokter Spesialis banyak yang mengeluh karena pembayaran BPJS jauh dari harapan sehingga banyak dokter spesialis yang keluar dari Rumah Sakit dan mencari Rumah Sakit lain yang lebih menguntunkan bagi dokter tesebut. Dengan kejadian seperti itu maka pihak SDM dan direktur ke bingungan dengan banyaknya tenaga medis dokter yang keluar sehingga pihak SDM Rumah Sakit mencari dan membuka lowongan untuk tenaga dokter dengan ikhlas dibayar dengan tarif INA CBGS BPJS. Mudah-mudahan dengan banyaknya kekurangan dari BPJS serta dampak terhadap SDM Rumah sakit menjadikan perhatian bagi pemerintah untuk kedepannya agar BPJS ini bisa berlaku adil baik bagi masyarakat maupun pihak Rumah Sakit sebagai penyelenggara pelayanan. Dan pemerintah bisa mencarikan solusi buat Rumah sakit khususnya Rumah Sakit Swasta agar tetap bertahan dan tidak krisis ke uangan.



Langkah Serius Pemerintah Berantas Pungli



Ekonomi Kreatif

Ekonomi kreatif adalah sebuah konsep di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi yang utama. Konsep ini biasanya akan didukung dengan keberadaan industri kreatif yang menjadi pengejawantahannya.

Tonggak Baru Ekonomi Kreatif Indonesia

Indonesia menjadi salah satu negara di dunia yang memiliki kinerja ekonomi paling hebat. Tahun 2015 lalu, kita mencatatkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) 4,79%, lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi global yang diperkirakan hanya mencapai 2,4%. Iklim yang positif ini tentunya menjadi momen yang tepat bagi pemerintah untuk mengokohkan fondasi perekonomian, terutama pada sektor riil.

Salah satu sektor riil yang sangat layak menjadi prioritas adalah ekonomi kreatif. Presiden Joko Widodo optimistis bahwa ekonomi kreatif kelak menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Berbeda dengan sektor lain yang sangat tergantung pada eksploitasi sumber daya alam, kekuatan ekonomi kreatif lebih bertumpu kepada keunggulan sumber daya manusia. Karya seni, arsitektur, buku, inovasi teknologi, dan animasi, berasal dari ide-ide kreatif pemikiran manusia.

Untuk mewujudkan upaya tersebut, pada 20 Januari 2015, melalui
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Badan Ekonomi Kreatif, Presiden Joko Widodo membentuk lembaga baru non kementerian bernama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Badan ini bertanggung jawab terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Bekraf  bertugas membantu presiden dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan di bidang ekonomi kreatif.

Perpres tersebut juga menjelaskan bahwa Bekraf dinakhodai oleh kepala badan yang dibantu seorang  wakil, sekretaris utama, dan para deputi. Bekraf mempunyai enam deputi. Mereka adalah Deputi Riset, Edukasi, dan Pengembangan; Deputi Akses Permodalan; Deputi Infrastruktur; Deputi Pemasaran; Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi; dan Deputi Hubungan Antar Lembaga Dan Wilayah.

Bekraf mempunyai visi membangun Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia dalam ekonomi kreatif pada 2030 nanti. Untuk mencapai visi tersebut, Bekraf merancang enam misi besar, yaitu:

  1. Menyatukan seluruh aset dan potensi kreatif Indonesia untuk mencapai ekonomi kreatif yang mandiri.
  2. Menciptakan iklim yang kondusif bagi pengembangan industri kreatif.
  3. Mendorong inovasi di bidang kreatif yang memiliki nilai tambah dan daya saing di dunia internasional.
  4. Membuka wawasan dan apresiasi masyarakat terhadap segala aspek yang berhubungan dengan ekonomi kreatif.
  5. Membangun kesadaran dan apresiasi terhadap hak kekayaan intelektual, termasuk perlindungan hukum terhadap hak cipta.
  6. Merancang dan melaksanakan strategi yang spesifik untuk menempatkan Indonesia dalam peta ekonomi kreatif dunia.

Bekraf juga menetapkan ada 16 subsektor dari industri kreatif yang menjadi fokus untuk dikelola dan dikembangkan. Setiap deputi kemudian menerjemahkan visi dan misi di atas melalui berbagai program unggulan yang bisa diimplementasikan dalam konteks 16 subsektor tersebut. Terbentuknya Bekraf merupakan optimisme pemerintah bahwa ekonomi kreatif pasti akan menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Inilah awal tonggak baru ekonomi kreatif Indonesia. ***



Jokowi Terapkan BBM Satu Harga di Papua  

TEMPO.COJakarta - Presiden Joko Widodo menerapkan kebijakan bahan bakar minyak (BBM) satu harga di Papua dan Papua Barat. "Harganya seperti yang sekarang, contoh Rp 6.450 per liter," kata Jokowi dalam siaran tertulisnya, Selasa, 18 Oktober 2016.

Jokowi menilai, ada ketidakadilan bagi masyarakat Papua yang selama ini terus dibiarkan. Sebab, selama puluhan tahun, masyarakat di Indonesia bagian barat dan tengah telah menikmati harga BBM yang sama. Sementara, kata dia, masyarakat Papua harus membeli BBM dengan harga Rp 50-60 ribu, bahkan ada yang mencapai Rp 100 ribu per liter.

Jokowi lantas membandingkan kondisi kenaikan BBM di Pulau Jawa, Papua, dan wilayah timur lainnya. Menurut dia, masyarakat di Pulau Jawa biasanya langsung bereaksi jika terjadi kenaikan sebesar Rp 1.000. "Di sini, harga Rp 60 ribu per liter atau Rp 100 ribu per liter bertahun-tahun juga rakyat diam," ujarnya.

Jokowi berharap, kebijakan itu ke depannya dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian dan memperbaiki kesejahteraan rakyat Papua. Untuk mendukung sarana transportasi yang belum memadai, Jokowi menyiapkan dua buah pesawat pengangkut BBM guna mempermudah pendistribusiannya.


"Kita sekarang baru punya dua, nantinya tambah lagi tiga menjadi lima untuk di Papua dan Kalimantan Utara," katanya.

Pesawat yang mampu menjangkau daerah-daerah terpencil itu memiliki kapasitas angkut empat ribu liter. Anak usaha Pertamina, yakni PT Pelita Air Service, menjadi pengelola dalam pengoperasiannya.

Selain melakukan pengadaan pesawat penyalur BBM, Pertamina mengembangkan sembilan lembaga penyalur baru atau Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) yang tersebar di tujuh kabupaten di Provinsi Papua dan satu kabupaten di Papua Barat.
referensi:

www.bekraf.go.id
m.tempo.co
Model Bisnis

Seringkali kita memakai istilah model bisnis atau business model jika berdiskusi tentang sebuah bisnis. Namun, kenyataanya selama ini definisi dari model bisnis selalu simpang siur. Ada yang mendifinisikan tetang bagaimana sebuah perusahaan dapat memperoleh laba, ada juga yang menjelaskan tentang inovasi produk dsb.
Pada dasarnya yang dimaksud dengan Model Bisnis (Business Model) adalah bagaimana sebuah organisasi menciptakan, menawarkan dan menangkap nilai (value). 
Dan dalam buku Business Model Generation oleh Alexander Osterwalder menjelaskan dengan baik dan sederhana apa yang dimaksud dengan model bisnis secara sederhana dan mudah untuk dimengerti. Intinya bahwa model bisnis itu terdiri dari 9 elemen yang disebut sebagai 9 building blocks, yaitu:
4. Customer Relationship
5. Revenue Streams
6. Key Resources
7. Key Activities
8. Key Partnerships
9. Cost Structure
Dalam beberapa blog atau tulisan saya kedepan saya akan mencoba mengupas satu persatu apa elemen-elemen tersebut, lalu menjelaskan mengapa begitu pentingnya sebuah model bisnis dan kegunaannya apa untuk sebuah organisasi.



Value Proposition adalah bundling (seluruh bagian) dari sebuah produk atau jasa yang bermanfaat untuk spesifik kelompok pelanggan tertentu (customer segments).
Value Proposition adalah alasan mengapa sekelompok pelanggan memilih suatu nilai manfaat tertentu yang ditawarkan bila dibandingkan dengan nilai manfaat yang ditawarkan perusahaan lain. Value Propositions yang ditawarkan bisa sama dengan yang lain namun beda atribut dan fitur atau bisa juga sebuah penawaran yang baru yang lebih inovatif dan atau disruptive.
Value Proposition harus mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti: Nilai tambah apa yang bisa kita tawarkan ke pelanggan? Permasalahan pelanggan mana yang ingi n diselesaikan? Kebutuhan pelanggan apa yang hendak di penuhi? Bundling produk atau jasa apa yang di tawarkan untuk masing-masing kelompok pelanggan.
  • Newness
  • Performance
  • Customization
  • Design
  • Brand/ Status
  • Price
  • Cost Reduction
  • Risk Reduction
  • Getting the Job Done
  • Accessibility
  • Convenience/ Usability 


Customer Segments adalah pembagian kelompok yang terdiri dari orang-orang atau organisasi yang ingin dibidik oleh perusahaan.  
Pelanggan yang dimaksud adalah
  • Kelompok pelanggan yang memiliki keinginan akan sebuah penawaran yang berbeda
  • Kelompok pelangan yang dapat dijangkau dengan channel yang berbeda
  • Kelompok pelanggan yang memiliki keinginan customer relationship yang berbeda
  • Kelompok pelanggan yang memiliki keinginan profitabilitas yang berbeda
  • dan kelompok pelanggan yang mampu membayar akan semua hal tersebut diatas
Untuk siapa kita create value tersebut? dan siapa pelanggan utamanya? apakah itu?
  • Mass Market
  • Niche Market
  • Segmented
  • Diversified
  • Multi-Sided Platforms or Multi-Sided Markets


Channels menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan mengkomunikasikan dan mendeliver nilai proposisi tertentu yang ditawarkan ke sebuah kelompok pelanggan. 
Channels adalah “touch point” sebuah organisasi dengan pelanggan yang berperan sangat penting dalam membangun customer experience.
Beberapa Fungsi Channels:
  • Membangun awareness diantara pelanggan tentang penawaran sebuah produk atau jasa
  • Bagaimana membantu pelanggan memilih Value Proposition dari sebuah perusahaan
  • Memungkinkannya untuk sebuah kelompok pelanggan membeli produk atau jasa yang spesifik
  • Bagaimana men-deliver sebuah produk atau jasa
  • Menyediakan “post-purchase” customer support
Bagaimana cara untuk menjangkau segmen pelanggan yang dibidik? Bagaimana saluran distribusi segmen pelanggan yang ada sekarang? Mana yang terbaik dan saluran mana yang Cost-Efficient? Serta bagaimana caranya mengintegrasikan saluran itu dengan rutinitas pelanggan?
  • Ownership: Self or Partner
  • Direct: Sales Force, WebBase, Store
  • Indirect: Partner Stores, Wholesaler

Customer Relationship

Customer relationship adalah cara-cara yang bisa Anda gunakan untuk berkomunikasi dengan customer segments. Biasanya, banyak orang yang bingung membedakan antara customer relationship atau channels. Kata kuncinya adalah relationship. Customer relationship soal hubungan, kalau channel soal cara Anda menjangkau customer segments.

Kategori di dalam customer relationship
  • Transactional: beli putus saat itu juga.
  • Long-term: hubungan jangka panjang antara Anda dengan pelanggan.
  • Personal Assistance: Ada sales-rep yang melayani pelanggan Anda.
  • Self Service: Pelanggan melayani dirinya sendiri, biasanya di bisnis retail.
  • Automated Service: Pelanggan bahkan tidak perlu ke toko Anda, biasanya di bisnis SaaS.
  • Community: Anda menciptakan komunitas untuk pelanggan.
  • Co-Creation: Anda mengajak pelanggan menciptakan sesuatu untuk bisnis Anda.

Revenue Stream

Revenue stream dalam BMC akan kita isi dengan berbagai cara untuk menghasilkan keuntungan dari value proposition kita. Bahasa kasarnya: cara kita mendapatkan duit.

Kategori di dalam revenue stream
  • Asset Sale: penjualan produk secara fisik.
  • Usage Fee: customer membayar sesuai lamanya menggunakan produk/jasa.
  • Subscription Fees: biaya berlangganan.
  • Lending/renting/leasing: biaya peminjaman/pemakaian/penggunaan sementara.
  • Licensing: biaya ijin pakai jasa / produk.

Key Resources

Key resources adalah hal-hal paling penting yang harus Anda punyai agar key activities bisa dijalankan dan value proposition bisa diberikan pada customer.

Kategori di dalam key resources
  • Physical asset : fasilitas pabrik, gedung-gedung, kendaraan, mesin-mesin.
  • Intellectual : brand, hak paten, copyright, database customer dan database partnership, informasi rahasia perusahaan
  • Human : tenaga kerja
  • Financial : sumber daya keuangan perusahaan cash, credit, obligasi, saham

Key Activities

Kolom key activities harus diisi dengan kegiatan wajib yang dilakukan oleh perusahaan untuk menghasilkan value proposition yang ditawarkan.

Kategori di dalam key activities
  • Production : aktivitas merancang, membuat, mengirimkan produk.
  • Problem Solving : aktivitas operasi yang biasanya muncul pada perusahaan konsultan, rumah sakit, organisasi penyedia jasa.
  • Platform  Network : menjadi tempat atau wadah bertemunya dua atau lebih segmen pasar untuk saling berinteraksi/transaksi atau membangun network.

Key Partners

Key partners adalah pihak-pihak yang bisa Anda ajak kerjasama dengan tujuan:
Optimization and Economy: motivasi berpartner untuk mengoptimalkan alokasi sumber daya dan aktivitas mengingat sebuah perusahaan tidak perlu memiliki semua sumber daya dan melakukan kegiatannya sendirian.
Reduction of Risk and Uncertainty: mengurangi risiko dan ketidakpastian dalam lingkungan persaingan.
Acquisition of particular resources and activities: mengakuisisi perusahaan lain untuk meningkatkan kemampuan kinerja perusahaan.

Kategori di dalam key partners
  • Strategic Alliance between non-competitors: kerjasama dengan perusahaan yg tidak sejenis.
  • Coopetition: kerjasama dengan perusahaan kompetitor.
  • Joint ventures to develop new business: kerjasama untuk membentuk usaha baru.
  • Buyer supplier relationship: hubungan hanya sebagai pembeli dan penjual biasanya terjadi pada motif optimization and economy of scale.

Cost Structure
Cost structure adalah rincian biaya-biaya terbesar yang harus Anda keluarkan untuk melakukan key activities dan menghasilkan value proposition.

Kategori di dalam cost structure
  • Cost-driven: sensitif terhadap harga bahan baku.
  • Value-driven: perusahaan tidak terlalu memikirkan harga produksi/bahan baku karena yang dijual adalah nilai/seni/status/gaya hidup.
  • Fixed cost: biaya-biaya tetap yang muncul yang tidak tergantung pada jumlah produksi
  • Variable cost: biaya-biaya yang muncul bervariasi sesuai jumlah yang diproduksi
referensi:studentpreneur.co
tipsmodelbisnis.tumblr.com


Ulasan tentang model bisnis pada transjakarta

Carut marut kondisi busway saat ini dapat dijelaskan dengan menggunakan konsep model bisnis kanvas. Kenapa Busway tidak dapat mengatasi kemacetan Jakarta sangat terkait dengan model bisnis yang dimiliki oleh busway. Tapi saat ini saya akan dari dua blok terlebih dahulu yang paling utama yaitu Value Proposition dan Customer Segment. 
Busway awalnya dibuat untuk memindahkan orang-orang yang bekerja membawa kendaraan pribadi (motor dan motor) menjadi pengguna Busway (customer segment). Value yang ditawarkan adalah Kecepatan, kenyamanan, keamanan dan terjangkau. Kecepatan didapatkan dengan membuat jalur khusus busway sehingga mobil-mobil tidak dapat masuk dan busway dapat dengan lengang bergerak cepat pada jalur khususnya, selain itu pernah dijanjikan juga 3-5 menit akan ada bus berikut. Kenyamanan berasal dari fasilitas bus yang dilengkapi dengan penyejuk udara, hal ini juga terkait dengan janji bahwa 3-5 menit sekali akan ada bus berikutnya. Keamanan karena dalam bus ada petugas busway yang berjaga. Murah karena dengan Rp. 2,000 sebelum jam 07.00 dan 3,500 diatas jam 7.00 maka kita dapat menempuh jarak jauh.
Namun pada realisasinya, busway semakin lama semakin mengecewakan. 
Value-value yang ditawarkan berubah 180 derajat dan bahkan hilang akibat carut-marut pengelolaannya. Value kecepatan tidak dapat diberikan karena jumlah bus tidak sesuai dengan jumlah penumpang sehingga, ketika bus sampai di halte, bus tersebut tidak dapat menampung penumpang. Bahkan tidak jarang bus datang dalam kondisi penuh sesak, sehingga penumpang yang sangat terkejar oleh waktu harus memaksa masuk. Kalau bus penuh sesak, maka value kenyamanan menghilang, didalam orang penuh berdesakan. Tak jarang penyejuk udara dalam kondisi rusak sehingga didalam bus terasa pengap dan panas. Penumpang yang berdesakan dan kondisi bus yang panas maka jangankan kenyamanan, tidak pingsan saja sudah bagus. Keamanan, kondisi berdesakan membuat faktor keamanan menjadi tidak optimal terutama pada bagian belakang busway dimana penumpang berhimpitan. Penumpang harus pintar-pintar menjaga barang-barangnya agar tidak dicopet. Value yang paling menonjol saat ini hanya dari sisi HARGA, busway merupakan sarana transportasi termurah karena dengan Rp. 3,500 kita bisa keliling jakarta.
Namun apakah harga menjadi value yang paling diinginkan oleh segementasi pelanggan sasaran busway pada awalnya, Sepertinya sangat tidak. Pengguna kendaraan pribadi tentunya punya kemampuan finansial yang lebih. Value kecepatan, kenyamanan dan keamanan adalah value-value yang lebih dibutuhkan oleh orang-orang yang bekerja membawa kendaraan pribadi. Selama value-value ini tidak dapat diberikan oleh Busway maka mustahil para pengemudi kendaraan dapat berpindah dari kendaraan pribadinya ke busway. Realisasi saat ini adalah orang-orang yang dahulu memakai transportasi bus umum, berpindah memakai busway karena lebih terjangkau dan dapat menempuh jarak yang lebih jauh dari bus biasa.
Ketidakselarasan antara value yang diinginkan oleh target konsumen dengan Value yang ditawarkan akan membuat model bisnis organisasi / perusahaan tidak dapat berjalan dan menghasilkan revenue stream yang baik, ujung-ujungnya dapat merusak brand maupun citra perusahaan.